• Jumat, 12 Agustus 2022

Komunitas REIM Singaraja, Wadahi Anak Muda Penggiat Musik Bali Utara

- Sabtu, 25 Desember 2021 | 20:20 WIB
Komunitas REIM Singaraja, Wadahi Anak Muda Penggiat Musik Bali Utara
Komunitas REIM Singaraja, Wadahi Anak Muda Penggiat Musik Bali Utara

RAKYAT BALI, Singaraja - Komunitas Reimagination atau yang akrab disebut REIM merupakan komunitas yang berasal dari Singaraja, Bali yang mewadahi kreativitas anak muda Singaraja, khususnya dalam musik.

Ditemui RAKYAT BALI, salah satu perintis berdirinya REIM, Kadek Agus Sutika Utama Putra mengungkapkan, REIM didirikan untuk memberikan ruang bekreasi bagi para anak muda mulai SMP, SMA hingga mahasiswa.

“Jadi REIM ini sudah berdiri sejak 2018 lalu. Saya bersama banyak rekan-rekan yang mendukung berdirinya REIM melihat bagaimana dunia permusikan di Singaraja. Kota Singaraja telah melahirkan banyak musisi profesional. Namun, perlakuan bagi musisi pemula masih underestimated. Sehingga REIM dibentuk untuk mewadahi para anak muda yang memiliki ketertarikan terhadap dunia musik tanpa memandang perbedaan kemampuan dalam bermusik. Jadi setiap orang atau talent yang bergabung mendapatkan kesempatan dan perlakuan yang sama di dalam REIM,” ungkap Kadek saat ditemui di Homebro Coffee Bar, Rabu (22/12/2021).

Ia menyebut, REIM hingga kini telah mampu mewadahi ribuan anak muda dari usia 14 tahun keatas untuk menyalurkan bakat mereka dalam musik.
“Sudah ribuan yang ikut, baik itu jadi talent atau performer, stage crew, videografer, fotografer dan lainnya. Karena dalam musik terutama dalam event terdapat berbagai divisi yang ada,” ujar Kadek.

Sambil bernostalgia, Kadek menuturkan, perjuangan REIM sebagai komunitas yang diikuti oleh mayoritas anak dalam kategori di bawah umur cukup berat. Ia mengaku, pihaknya sampai menemui pihak sekolah hingga orang tua siswa yang bergabung dalam komunitas REIM agar memperbolehkan anak didiknya mengikuti event yang diselenggarakan oleh REIM.

“Sempat juga menemui orang tua siswa dan pihak sekolah yang anak didiknya tergabung dalam REIM, juga kami menyampaikan permohonan kepada sekolah yang ada di Singaraja untuk mengajak para siswa-siswi yang tertarik dalam bermusik untuk bergabung dalam REIM maupun event yang terselenggara,” kata Kadek yang juga merupakan gitaris band asal Singaraja, Pride of Lion.

Baca Juga: Ketua Yowana Desa Adat Pecatu dorong Pembangunan SMA/K Baru di Kuta Selatan

Selama tiga tahun berdiri, REIM telah menorehkan berbagai prestasi mulai kancah daerah hingga nasional bahkan mancanegara.
“Para talent ada yang telah meraih prestasi di berbagai kompetisi, dan beberapa waktu lalu, kami mempercayai musisi pemula untuk mengikuti event cipta lagu yang digelar oleh Kemenparekraf dan mereka sukses masuk dalam 50 lagu terbaik. Ada juga talent yang masuk hingga ke event se-asia tenggara,” ujarnya.

Namun, dibalik masifnya perjalanan komunitas REIM, Kadek mengungkapkan, pemerintah masih belum memberikan andil besar dalam mendukung kreativitas para anak muda dalam dunia musik termasuk komunitas REIM.

Halaman:

Editor: Putu Wirawan Mahayana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cegah Wabah PMK, KKN Unud Membuat Cairan Eco Enzyme

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 14:35 WIB
X