• Senin, 3 Oktober 2022

Atasi Persoalan Sampah, KKN Unud Desa Baha Inisiasi Konsep Peduli Pemilahan Sampah berbasis Tri Hita Karana

- Senin, 8 Agustus 2022 | 15:19 WIB

Rakyat Bali, Baha - Dalam rangka pelaksanaan KKN PPM XXV, mahasiswa Universitas Udayana yang tergabung dalam kelompok KKN Universitas Udayana Desa Baha menginisiasi kegiatan penyuluhan Peduli Pemilihan Pintar (P3). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka membangkitkan kembali kepedulian dan kesadaran masyarakat terkait urgensi kesadaran akan kelestarian lingkungan dengan upaya pemilihan dan pengelolaan sampah yang baik dan benar. Sasaran dalam kegiatan ini adalah kader bank sampah Desa Baha yang sudah terbentuk kurang lebih sejak tahun 2019.

Desa Baha merupakan suatu desa yang terletak di Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Sejak tahun 1992 Desa Baha ditetapkan sebagai desa wisata dengan berbagai potensi wisata (wisata budaya dan agro-wisata). Berkaitan dengan hal tersebut, persoalan sampah merupakan suatu persoalan krusial yang perlu atensi lebih dari berbagai pihak demi pengembangan potensi wisata yang dimiliki desa ini.

Kegiatan Penyuluhan P3 merupakan upaya gotong royong yang dilakukan mahasiswa KKN Desa Baha yang bertujuan memberikan edukasi terkait pemilahan sampah yang terdiri dari sampah organik (degradable), anorganik (non-degradable), dan B3 serta bertujuan pula untuk menstimulasi gerakan kader bank sampah dari 7 banjar dinas yang sudah terbentuk sejak 3 tahun silam namun belum terealisasi secara operasional. Berangkat dari kerinduan mahasiswa KKN Desa Baha untuk mewujudkan kepedulian (self awareness) pada masyarakat akan persoalan sampah.

Baca Juga: Antisipasi Wabah PMK, Mahasiswa KKN Unud dan Pemerintah Desa Singakerta Bagikan Disinfektan ke Peternak

Menurut Koordinator Desa - KKN Desa Baha, Dewa Gde Valentino mengatakan, kegiatan penyuluhan Peduli Pemilahan Pintar (P3) merupakan program kerja bidang Sosial Budaya dan Peningkatan Produksi yang didedikasikan untuk membentuk masyarakat yang tidak sekedar sadar lingkungan, namun juga kreatif dan inovatif dalam melakukan pemanfaatan sampah/limbah yang tentunya demi memelihara kelestarian lingkungan jangka panjang di Desa Baha.

“Ketika berbicara mengenai pengelolaan sampah atau limbah di Desa Baha, maka kita tidak hanya sekedar berbicara mengenai upaya pemilahan sampah dan edukasi membuang sampah pada tempatnya, namun kita juga akan berbicara mengenai pembentukan pola pikir, perilaku, dan upaya kreatif-inovatif masyarakat tersebut berkaitan dengan persoalan sampah yang tentunya dapat berdampak positif jangka panjang kepada lingkungan desa sebagai potensi desa wisata itu sendiri.“ ujarnya dalam pembukaan Penyuluhan P3 pada Jumat (5/8)

Konsep desa wisata yang bercorak agrowisata seperti yang ada di Desa Baha sangat bergantung pada kelestarian lingkungan, untuk itu upaya kepedulian lingkungan melalui kegiatan penyuluhan P3 juga perlu diiringi dengan implementasi nyata terkait tugas dan fungsi kader bank sampah sebagai promotor gerakan peduli lingkungan tersebut. Karena upaya kepedulian sampah yang baik adalah yang dimulai dengan teladan.

Baca Juga: Cegah Wabah PMK, KKN Unud Membuat Cairan Eco Enzyme

Halaman:

Editor: Arya nata Wijaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cegah Wabah PMK, KKN Unud Membuat Cairan Eco Enzyme

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 14:35 WIB

Terpopuler

X