• Senin, 3 Oktober 2022

KKN Unud Desa Baha Rekomendasikan Eco Enzyme Jadi Solusi Persoalan Limbah Rumah Tangga

- Selasa, 16 Agustus 2022 | 16:05 WIB


Rakyat Bali, Baha
– Pada hari Minggu, 14 Agustus 2022, mahasiswa Universitas Udayana yang tergabung dalam kelompok KKN Unud Desa Baha melaksanakan kegiatan Penyuluhan dan Pelatihan Pemanfaatan Limbah Dapur sebagai Eco Enzyme. Eco Enzyme merupakan hasil olahan limbah dapur yang difermentasi menggunakan gula/molase. Kegiatan ini diinisiasi oleh Bidang Peningkatan Produksi dengan berorientasi pada upaya edukasi kesadaran pemanfaatan limbah yang dimulai dari lingkup rumah tangga.

Kegiatan ini dibuka dan disambut dengan baik oleh Kepala Desa Baha, Bapak I Wayan Rusih, S.H. pada sambutan pembukaan Beliau menyampaikan terima kasih atas kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN UNUD, serta Beliau berharap pula para peserta yang didominasi oleh Ibu-ibu rumah tangga dari 7 banjar dinas dapat memproduksi sendiri Eco Enzyme untuk upaya pengendalian limbah rumah tangga demi upaya pengelolaan limbah rumah tangga.

Menurut Dosen Pembimbing Lapangan, Bapak Ngakan Gede Khrisna Wiryananda, S. T., M. Si. mengatakan, kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN PPM UNUD ini merupakan salah satu usaha civitas akademika dalam pengimplementasian pengabdian kepada masyarakat yang merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Pada kesempatan yang baik ini, kami dari pihak universitas berterima kasih kepada Bapak Kepala Desa dan jajarannya beserta seluruh unsur-unsur yang tidak dapat disebutkan satu per satu, kegiatan ini merupakan suatu bentuk implementasi pengabdian kepada masyarakat dan kepedulian mahasiswa terhadap upaya pemeliharaan kelestarian lingkungan sekaligus membantu masyarakat di Desa Baha melakukan penghematan ekonomis, semoga apa yang dilaksanakan hari ini dapat bermanfaat bagi bapak – ibu sekalian.” Ungkap Beliau dalam pembukaan Penyuluhan dan Pelatihan Eco Enzyme pada Minggu (14/8)

Dalam kesempatan ini, mahasiswa KKN PPM UNUD Desa Baha bekerja sama dengan Pihak Komunitas Eco Enzyme Nusantara (KEEN). Komunitas Eco Enzyme Nusantara merupakan suatu asosiasi penggerak gerakan pemanfaatan limbah untuk menghasilkan Eco Enzyme sebagai senyawa organik multifungsi dan ramah lingkungan. Perwakilan KEEN dalam kesempatan ini bertindak sebagai pembicara/narasumber dalam kegiatan ini. Rangkaian acara dalam kegiatan ini meliputi sesi penyuluhan dan
pelatihan. Sesi penyuluhan dan pemaparan materi dipandu oleh seorang moderator, Saudari Ni Nyoman Dian Luswiantini selaku Koordinator Bidang Peningkatan Produksi dan seorang narasumber, Ibu Yuliana Loru Mallo selaku Perwakilan Komunitas Eco Enzyme Nusantara.

Pada sesi ini Ibu Yuliana menyampaikan terkait apa itu Eco Enzyme beserta manfaatnya; sejarah Eco Enzyme; bagaimana pemanfaatan limbah dapur

rumah tangga dan cara pengolahan limbah tersebut untuk menjadi suatu hal yang bermanfaat (Eco Enzyme); serta disampaikan pula urgensi dari pemanfaatan limbah rumah tangga berkaitan dengan upaya mengurangi dampak limbah rumah tangga pada lingkungan hidup dimulai dari sekitar desa.

Menurut Ibu Yuliana selaku Koordinator KEEN Wilayah Badung, Beliau
menyampaikan bahwa Eco Enzyme merupakan suatu bentuk produk hasil pemanfaatan limbah yang kaya akan dengan manfaat, namun hingga saat ini Eco Enzyme sebagai hal yang sangat bermanfaat dalam kehidupan manusia tidak diperuntukkan sebagai komoditas yang bernilai ekonomis, karena campaign KEEN sendiri berorientasi pada kelestarian lingkungan dengan pemanfaatan limbah, bukan kearah komersialisasi produk Eco Enzyme.

“Ibu-ibu sekalian, dengan memanfaatkan limbah rumah tangga untuk dijadikan sebagai Eco Enzyme yang notabene memiliki jutaan manfaat ini, kita tidak hanya menyelamatkan bumi kita, namun juga menyelamatkan dompet suami atau istilahnya saving cost dari pengeluaran bahan-bahan kebersihan rumah tangga, seperti: sabun lantai, sabun pembersih kamar mandi, handsanitizer, dan masih banyak lagi. Namun yang perlu menjadi perhatian, Eco Enzyme sendiri sebagai hasil olahan limbah rumah tangga tidak untuk diperjualbelikan atau dikomersilkan, namun untuk produk turunannya sangat bisa dikomersilkan.”

Hal tersebut disampaikan Ibu Yuliana bukan tanpa alasan, KEEN sebagai promotor gerakan peduli lingkungan yang berfokus pada pemanfaatan limbah dapur sebagai Eco Enzyme memiliki tujuan mulia terhadap kelestarian lingkungan, keresahan terhadap kondisi bumi yang kian memburuk dan isu pemanasan global, mendorong komunitas ini menggalakkan gerakan tersebut. Fakta Emisi gas buangan dari timbunan sampah yang sedikit tidaknya berkontribusi dalam fenomena pemanasan global, maka dirasa gerakan tersebut dapat mengurangi rantai
pemanasan global secara bertahap, dimulai dari lingkup kecil.

Halaman:

Editor: Arya nata Wijaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cegah Wabah PMK, KKN Unud Membuat Cairan Eco Enzyme

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 14:35 WIB

Terpopuler

X