• Minggu, 5 Februari 2023

Kabar Gembira Semeton! Menparekraf Kucurkan Dana Bantuan Bagi Pelaku Wisata

- Rabu, 24 November 2021 | 15:02 WIB
Kesempatan mendapatkan program BPUP bagi pelaku usaha Pariwisata  (Instagram @kemenparekraf.ri)
Kesempatan mendapatkan program BPUP bagi pelaku usaha Pariwisata (Instagram @kemenparekraf.ri)

 

RakyatBali, Denpasar - Kabar gembira bagi para pelaku wisata yang memiliki bisnis. Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memberikan Bantuan Pemerintah bagi Usaha Pariwisata (BPUP) tahun 2021. Bantuan ini ditujukan khsusus kepada para pelaku UMKM yang bergelut dibidang Pariwisata. Dibuka pada tanggal 15 November lalu dan akan segera berakhir pada tanggl 26 November mendatang.

Cara untuk mendapatkan bantuan ini terbilang cukup mudah, yaitu buka laman https://bpup.kemenparekraf.go.id/, kemudian tinggal masukan NIB pada kolom yang disediakan. Setelah mendaftar tinggal menunggu hasil verifikasi dan validasinya. Total bantuan yang diberikan adalah 1,8 Juta/Usaha Pariwisata.

Baca Juga: Bali Masuk Daftar 30 Situs Warisan Dunia UNESCO

Namun, bantuan ini hanya diberikan kepada 6 jenis usaha saja, yaitu:

  1. Agen perjalanan wisata
  2. Biro perjalanan wisata
  3. Spa
  4. Hotel melati
  5. Homestay
  6. Penyediaan akomodasi lainnya

Adapun persyaratan dokumen yang diperlukan untuk mendaftar, antara lain:

  • Nomor Induk berusaha atau NIB (dapat dicek melalui laman pendaftaran)
  • KTP penanggung jawab usaha (pemilik perusahaan)
  • NPWP atas nama badan usaha
  • SPT Tahunan (satu tahun terakhir)
  • Surat permohonan ke dinas kabupaten/kota yang membidangi pariwisata (format pada laman BPUP)
  • Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) keabsahan data yang disampaikan dan ditandatangani materai Rp10.000 – Akte pendirian
  • Anggaran Dasar serta perubahan terakhir (AD/ART) – Surat Kuasa penunjukan pengelolaan rekening

Baca Juga: Berikut Kebijakan Pemerintah Mengenai Libur Natal dan Tahun Baru

Sebagaimana dimuat di website kemenparekraf BPUP adalah bantuan pemerintah dalam rangka reaktivasi usaha yang diberikan kepada usaha pariwisata yang terdaftar pada OSS (Online Single Submission) Kementerian Investasi/BKPM tahun 2018 sampai dengan 2020.

“Program ini merupakan bagian dari keberpihakan kami untuk terus memberikan bantuan stimulus yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu, agar terciptanya lapangan kerja seluas-luasnya, meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Sandiaga (19/11), sebagaimana dikutip dari laman setkab.go.id

Halaman:

Editor: Made Gerry Gunawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sanur dan Keindahan Yang Ada di Dalamnya

Selasa, 10 Januari 2023 | 14:31 WIB

Sandiaga Uno Pilih Trekking 3 Jam ke Wae Rebo

Sabtu, 4 Desember 2021 | 10:05 WIB

5 Negara Paling Bahagia di Dunia, Mana Saja?

Jumat, 3 Desember 2021 | 13:31 WIB

Sungai Umngot, Sungai Terbersih di Dunia ada di India

Selasa, 23 November 2021 | 09:40 WIB

Warga Lombok Merubah Rumahnya Menjadi Penginapan

Sabtu, 20 November 2021 | 15:38 WIB

Pantai Nanga Banda, Wisata Baru di Reo Manggarai

Kamis, 18 November 2021 | 11:28 WIB

5 Tempat Paling Panas di Bumi, Berani Kesini?

Sabtu, 30 Oktober 2021 | 12:48 WIB

Saat yang Tepat Memanjakan Mata di Pantai Sanur

Selasa, 12 Oktober 2021 | 17:46 WIB

Terpopuler

X